Bimtek Barang & Jasa Pemerintah

Bimtek Perhitungan TKDN Model Terbaru (Skema 75-15-10): Teknik Praktis Maksimalkan Nilai Produk

Pemerintah Indonesia terus memperkuat kebijakan penggunaan produk dalam negeri melalui program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Salah satu perubahan penting di tahun 2026 adalah penerapan model perhitungan TKDN terbaru dengan skema 75-15-10.

Skema ini dirancang untuk memberikan pendekatan yang lebih realistis, transparan, dan mendorong peningkatan kontribusi komponen lokal dalam suatu produk. Melalui Bimbingan Teknis (Bimtek), pelaku usaha dapat memahami teknik praktis dalam menghitung dan memaksimalkan nilai TKDN secara optimal.

Untuk memahami strategi menyeluruh terkait TKDN dan peluang masuk pengadaan pemerintah, Anda dapat membaca Jadwal Training & Bimtek TKDN Terbaru 2026: Panduan Lolos E-Katalog, Tender, dan Program P3DN Pemerintah.


Apa Itu Skema TKDN 75-15-10?

Skema 75-15-10 merupakan metode perhitungan TKDN yang membagi komponen biaya produksi menjadi tiga bagian utama:

  • 75% Material (Bahan Baku)
  • 15% Tenaga Kerja
  • 10% Biaya Overhead

Pendekatan ini digunakan untuk memastikan bahwa nilai TKDN mencerminkan kontribusi nyata dari komponen dalam negeri.


Dasar Hukum dan Kebijakan TKDN

Penerapan skema ini didasarkan pada regulasi pemerintah yang terus diperbarui, termasuk:

  • Peraturan Presiden tentang P3DN
  • Peraturan Menteri Perindustrian
  • Kebijakan LKPP terkait pengadaan barang/jasa

Untuk referensi resmi, Anda dapat mengakses:
https://kemenperin.go.id/artikel/21634/Tingkat-Komponen-Dalam-Negeri-(TKDN)

Kebijakan ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan penggunaan produk lokal
  • Mengurangi ketergantungan impor
  • Memperkuat industri nasional
  • Mendorong UMKM naik kelas

Mengapa Skema 75-15-10 Penting?

Skema ini memiliki beberapa keunggulan dibanding metode sebelumnya:

Lebih Sederhana dan Terstruktur

Pembagian komponen jelas sehingga mudah dipahami.

Mendorong Penggunaan Material Lokal

Karena bobot material mencapai 75%, pelaku usaha terdorong menggunakan bahan dalam negeri.

Transparansi Lebih Tinggi

Perhitungan lebih objektif dan dapat diaudit.

Memudahkan Pelaku UMKM

Struktur sederhana mempermudah implementasi.


Komponen Utama dalam Skema TKDN 75-15-10

Berikut penjelasan detail setiap komponen:

1. Material (75%)

Komponen terbesar dalam perhitungan TKDN meliputi:

  • Bahan baku utama
  • Komponen pendukung
  • Barang setengah jadi

Semakin tinggi penggunaan material lokal, semakin tinggi nilai TKDN.


2. Tenaga Kerja (15%)

Meliputi:

  • Gaji tenaga kerja langsung
  • Upah tenaga produksi
  • Biaya tenaga kerja teknis

Penggunaan tenaga kerja lokal menjadi faktor penting.


3. Overhead (10%)

Termasuk:

  • Biaya operasional
  • Energi dan utilitas
  • Penyusutan alat
  • Biaya manajemen produksi

Contoh Tabel Perhitungan TKDN Skema 75-15-10

Komponen Nilai (Rp) Persentase Kontribusi TKDN
Material Lokal 60 juta 75% 45%
Tenaga Kerja 15 juta 15% 12%
Overhead 10 juta 10% 8%
Total TKDN 65%

Langkah Praktis Menghitung TKDN dengan Skema 75-15-10

Berikut tahapan yang bisa diikuti:

1. Identifikasi Komponen Biaya

Pisahkan seluruh biaya produksi ke dalam tiga kategori.

2. Tentukan Asal Komponen

Tentukan apakah komponen berasal dari dalam negeri atau impor.

3. Hitung Nilai Lokal

Jumlahkan seluruh komponen lokal.

4. Terapkan Bobot 75-15-10

Gunakan persentase sesuai skema.

5. Hitung Total TKDN

Gabungkan hasil perhitungan untuk mendapatkan nilai akhir.


Teknik Praktis Memaksimalkan Nilai TKDN

Agar nilai TKDN optimal, berikut strategi yang dapat diterapkan:

Fokus pada Material Lokal

  • Cari supplier dalam negeri
  • Gunakan bahan substitusi lokal
  • Bangun kemitraan industri

Efisiensi Tenaga Kerja

  • Gunakan tenaga kerja lokal
  • Tingkatkan produktivitas
  • Berikan pelatihan

Optimalisasi Overhead

  • Gunakan energi lokal
  • Minimalkan biaya impor
  • Efisiensi operasional

Kesalahan Umum dalam Perhitungan TKDN

Hindari kesalahan berikut:

  • Salah klasifikasi komponen
  • Tidak memisahkan biaya dengan jelas
  • Menggunakan data tidak valid
  • Tidak mengikuti skema bobot

Peran Bimtek dalam Perhitungan TKDN

Bimbingan Teknis sangat penting untuk memastikan perhitungan dilakukan dengan benar.

Materi yang Dibahas dalam Bimtek

  • Regulasi TKDN terbaru
  • Simulasi perhitungan 75-15-10
  • Studi kasus industri
  • Strategi peningkatan nilai TKDN

Manfaat Bimtek

  • Menghindari kesalahan fatal
  • Mempercepat proses sertifikasi
  • Meningkatkan peluang lolos E-Katalog

Hubungan TKDN dengan E-Katalog dan Tender Pemerintah

Nilai TKDN sangat berpengaruh terhadap:

E-Katalog LKPP

Produk dengan TKDN tinggi lebih mudah diterima.

Tender Pemerintah

TKDN menjadi salah satu indikator penilaian.

Program P3DN

Pemerintah wajib memprioritaskan produk lokal.

Untuk strategi lengkapnya, baca:
Jadwal Training & Bimtek TKDN Terbaru 2026: Panduan Lolos E-Katalog, Tender, dan Program P3DN Pemerintah


Studi Kasus Implementasi Skema 75-15-10

Sebuah perusahaan manufaktur elektronik melakukan optimalisasi:

  • Mengganti bahan impor dengan lokal
  • Menggunakan tenaga kerja domestik
  • Mengurangi biaya impor

Hasilnya:

  • Nilai TKDN meningkat dari 45% menjadi 70%
  • Produk berhasil masuk E-Katalog
  • Penjualan meningkat signifikan

Tips Sukses Mengikuti Bimtek TKDN

Agar pelatihan lebih efektif:

  • Siapkan data produksi
  • Pahami struktur biaya
  • Aktif dalam diskusi
  • Terapkan hasil pelatihan

FAQ Seputar Perhitungan TKDN 75-15-10

1. Apakah skema 75-15-10 wajib digunakan?

Ya, untuk sektor tertentu sesuai regulasi terbaru.

2. Apakah UMKM bisa menggunakan skema ini?

Bisa, terutama jika ingin meningkatkan nilai TKDN secara optimal.

3. Berapa nilai TKDN ideal untuk masuk E-Katalog?

Umumnya di atas 40%, namun semakin tinggi semakin baik.

4. Apakah perhitungan harus diaudit?

Untuk sertifikasi resmi, ya. Untuk Self Declare, bisa mandiri.


Kesimpulan

Skema perhitungan TKDN 75-15-10 merupakan inovasi penting dalam mendukung peningkatan penggunaan produk dalam negeri. Dengan memahami teknik perhitungan yang tepat, pelaku usaha dapat meningkatkan nilai TKDN secara signifikan dan membuka peluang besar dalam pengadaan pemerintah.

Bimtek menjadi langkah strategis untuk memastikan implementasi berjalan efektif, akurat, dan sesuai regulasi terbaru.


Maksimalkan nilai produk Anda dengan memahami teknik perhitungan TKDN terbaru dan kuasai strategi lolos pengadaan pemerintah sekarang juga.

Daftar sekarang dan jadwalkan pelatihan terbaik untuk instansi Anda!
📱 WhatsApp / Telp : 0823 1250 6470
📧 Email : info@pusdiklatpemda.com
🌐 Website: www.pusdiklatpemda.com




author-avatar

Tentang PUSDIKLAT PEMDA

Pusdiklat Pemda didukungan Legitimasi dibawah naungan Kementerian Dalam Negeri dan dibantu tenaga marketing yang professional dan handal, kami siap ikut serta meningkatkan kualitas dan mutu SDM khususnya bidang keuangan dari berbagai kalangan dimana pendidikan yang berkualitas adalah tolak ukurnya.