Materi Bimtek
Bimtek Optimalisasi Penggunaan E-Katalog Lokal dan Produk Dalam Negeri
Pengadaan barang dan jasa pemerintah (PBJ) tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pemenuhan kebutuhan organisasi pemerintah, tetapi juga menjadi alat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah secara konsisten memperkuat kebijakan yang mengutamakan penggunaan produk dalam negeri (PDN) serta pemberdayaan pelaku usaha lokal dan UMKM.
Salah satu wujud konkret kebijakan tersebut adalah pengembangan dan optimalisasi E-Katalog Lokal, yang memungkinkan pemerintah daerah melakukan pengadaan barang/jasa dari penyedia lokal melalui sistem elektronik yang transparan dan terstandar. Namun, pemanfaatan e-katalog lokal di banyak instansi pemerintah masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan pemahaman regulasi hingga kendala teknis implementasi.
Oleh karena itu, Bimtek Optimalisasi Penggunaan E-Katalog Lokal dan Produk Dalam Negeri menjadi sangat penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah agar mampu memanfaatkan e-katalog lokal secara maksimal, sesuai regulasi, serta berdampak langsung pada penguatan ekonomi daerah.
Kebijakan Nasional Penggunaan Produk Dalam Negeri
Pemerintah Indonesia secara tegas mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri dalam belanja pemerintah. Kebijakan ini bertujuan untuk:
-
Meningkatkan daya saing industri nasional
-
Mendorong pertumbuhan UMKM dan IKM
-
Mengurangi ketergantungan terhadap produk impor
-
Memperkuat rantai pasok domestik
Dalam konteks PBJ, kebijakan penggunaan produk dalam negeri diimplementasikan melalui berbagai instrumen, salah satunya e-katalog, baik nasional maupun lokal.
Informasi resmi terkait kebijakan pengadaan dan e-katalog dapat diakses melalui situs Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) berikut:
https://www.lkpp.go.id
Pengertian dan Peran E-Katalog Lokal
E-Katalog Lokal adalah katalog elektronik yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah untuk memfasilitasi pengadaan barang/jasa dari penyedia lokal. E-katalog ini menjadi pelengkap e-katalog nasional dan sektoral, dengan fokus utama pada produk dan jasa yang tersedia di wilayah daerah tersebut.
Peran strategis e-katalog lokal antara lain:
-
Mempermudah akses pemerintah daerah terhadap produk lokal
-
Memberikan ruang bagi UMKM untuk berpartisipasi dalam PBJ
-
Mempercepat proses pengadaan non-tender
-
Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas belanja daerah
Dengan e-katalog lokal, pemerintah daerah dapat menjalankan pengadaan yang tidak hanya efisien, tetapi juga berdampak langsung pada perekonomian lokal.
Keterkaitan E-Katalog Lokal dan Produk Dalam Negeri
E-katalog lokal merupakan instrumen utama dalam implementasi kebijakan penggunaan produk dalam negeri. Melalui e-katalog lokal, pemerintah daerah dapat:
-
Mengidentifikasi produk dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)
-
Memprioritaskan penyedia lokal dan UMKM
-
Mengendalikan belanja agar selaras dengan kebijakan nasional
Optimalisasi e-katalog lokal berarti tidak hanya meningkatkan jumlah transaksi, tetapi juga memastikan kualitas pengadaan dan kepatuhan terhadap regulasi PBJ.
Landasan Regulasi Penggunaan E-Katalog Lokal
Optimalisasi penggunaan e-katalog lokal dan produk dalam negeri harus berpedoman pada regulasi yang berlaku, antara lain:
-
Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
-
Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Perpres 16/2018
-
Peraturan LKPP terkait e-katalog dan e-purchasing
-
Kebijakan pemerintah mengenai penggunaan produk dalam negeri dan UMKM
-
Peraturan kepala daerah terkait penyelenggaraan e-katalog lokal
Pemahaman yang tepat terhadap regulasi ini menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan PBJ berbasis e-katalog lokal.
Tujuan Bimtek Optimalisasi E-Katalog Lokal
Bimtek ini dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis aparatur pemerintah daerah dalam mengelola pengadaan berbasis e-katalog lokal. Tujuan utama bimtek antara lain:
-
Meningkatkan pemahaman kebijakan PBJ dan PDN
-
Mengoptimalkan pemanfaatan e-katalog lokal
-
Meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi PBJ
-
Mengurangi kesalahan administratif dalam pengadaan
-
Mendorong peningkatan transaksi produk lokal
Bimtek juga bertujuan menyamakan persepsi antar pelaku PBJ di lingkungan pemerintah daerah.
Manfaat Mengikuti Bimtek E-Katalog Lokal
Manfaat yang diperoleh peserta bimtek antara lain:
-
Pemahaman komprehensif tentang e-katalog lokal
-
Peningkatan kompetensi teknis e-purchasing
-
Penguatan peran pemerintah daerah dalam mendukung UMKM
-
Pengurangan risiko temuan audit
-
Optimalisasi realisasi belanja daerah
Bimtek menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kualitas pengadaan sekaligus dampak ekonominya.
Sasaran Peserta Bimtek
Bimtek optimalisasi e-katalog lokal ditujukan bagi:
-
Pengguna Anggaran (PA)
-
Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)
-
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
-
Pejabat Pengadaan
-
Pokja Pemilihan
-
Bendahara Pengeluaran
-
Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP)
-
Operator LPSE dan e-katalog lokal
Materi Utama Bimtek Optimalisasi E-Katalog Lokal
Materi bimtek disusun secara sistematis dan aplikatif, meliputi:
-
Kebijakan nasional penggunaan produk dalam negeri
-
Regulasi PBJ terkait e-katalog lokal
-
Konsep dan mekanisme e-katalog lokal
-
Perencanaan pengadaan berbasis produk lokal
-
Tata cara e-purchasing melalui e-katalog lokal
-
Pengendalian dan pengawasan pengadaan lokal
-
Strategi peningkatan partisipasi UMKM
-
Studi kasus implementasi e-katalog lokal
Alur Pengadaan melalui E-Katalog Lokal
Berikut gambaran umum alur pengadaan barang/jasa melalui e-katalog lokal:
| Tahapan | Uraian |
|---|---|
| Perencanaan | Identifikasi kebutuhan dan anggaran |
| Pemetaan Produk | Penentuan produk lokal yang tersedia |
| Akses E-Katalog Lokal | Pencarian produk/jasa |
| Pemesanan | Pembuatan paket e-purchasing |
| Persetujuan | Persetujuan PPK/KPA |
| Kontrak | Terbentuk kontrak elektronik |
| Serah Terima | Barang/jasa diterima |
| Pembayaran | Proses pembayaran sesuai ketentuan |
Peran E-Katalog Lokal dalam Pemberdayaan UMKM
E-katalog lokal memiliki peran penting dalam pemberdayaan UMKM, antara lain:
-
Membuka akses pasar PBJ bagi UMKM
-
Mengurangi hambatan administratif
-
Meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM
-
Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah
Dengan dukungan aparatur pemerintah yang kompeten, e-katalog lokal dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
Tantangan Optimalisasi E-Katalog Lokal
Beberapa tantangan yang sering dihadapi dalam implementasi e-katalog lokal meliputi:
-
Keterbatasan pemahaman teknis pengguna
-
Minimnya produk lokal yang terdaftar
-
Kurangnya sosialisasi kepada pelaku usaha
-
Ketidaksinkronan perencanaan dan katalog
-
Kendala teknis sistem
Melalui bimtek yang terstruktur, tantangan-tantangan tersebut dapat diatasi secara bertahap dan berkelanjutan.
Strategi Meningkatkan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri
Agar e-katalog lokal dan produk dalam negeri dapat dimanfaatkan secara optimal, pemerintah daerah dapat menerapkan strategi berikut:
-
Sinkronisasi perencanaan dan penganggaran
-
Sosialisasi aktif kepada UMKM lokal
-
Peningkatan kapasitas SDM PBJ
-
Penguatan pengawasan internal
-
Evaluasi berkala penggunaan e-katalog lokal
Strategi ini memastikan bahwa belanja pemerintah memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi daerah.
Sinergi E-Katalog Lokal dengan E-Purchasing
E-katalog lokal dan e-purchasing merupakan satu kesatuan dalam pengadaan non-tender. E-katalog menyediakan data produk dan penyedia, sedangkan e-purchasing menjadi mekanisme transaksi yang sah dan terdokumentasi.
Untuk memahami penerapan PBJ berbasis e-purchasing dan e-katalog secara lebih komprehensif, Anda dapat membaca artikel pilar berikut:
Info Jadwal Terbaru Bimtek Implementasi PBJ melalui E-Purchasing & E-Katalog
Artikel tersebut membahas penguatan kompetensi PBJ secara nasional, termasuk pemanfaatan e-katalog lokal.
Dampak Optimalisasi E-Katalog Lokal bagi Pemerintah Daerah
Optimalisasi penggunaan e-katalog lokal memberikan berbagai dampak positif, antara lain:
-
Percepatan realisasi belanja daerah
-
Peningkatan transparansi pengadaan
-
Pemberdayaan UMKM dan pelaku usaha lokal
-
Peningkatan kualitas belanja pemerintah
-
Penguatan ekonomi daerah secara berkelanjutan
Dampak ini akan semakin terasa apabila didukung oleh SDM pengadaan yang kompeten dan memahami regulasi.
FAQ Seputar Bimtek E-Katalog Lokal dan Produk Dalam Negeri
Apa yang dimaksud e-katalog lokal?
E-katalog lokal adalah katalog elektronik yang dikelola pemerintah daerah untuk memfasilitasi pengadaan barang/jasa dari penyedia lokal.
Mengapa produk dalam negeri harus diprioritaskan?
Penggunaan produk dalam negeri mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, UMKM, dan kemandirian industri dalam negeri.
Siapa yang perlu mengikuti bimtek ini?
Seluruh aparatur yang terlibat dalam PBJ, khususnya PA, KPA, PPK, pejabat pengadaan, dan operator e-katalog.
Apa manfaat utama bimtek optimalisasi e-katalog lokal?
Meningkatkan pemahaman regulasi dan keterampilan teknis agar pengadaan lebih efektif, patuh, dan berdampak ekonomi.
Penutup
Optimalisasi penggunaan e-katalog lokal dan produk dalam negeri merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pengadaan barang/jasa pemerintah yang efisien, transparan, dan berorientasi pada pembangunan ekonomi daerah. Keberhasilan implementasi kebijakan ini sangat bergantung pada pemahaman regulasi dan kompetensi aparatur pengadaan.
Melalui bimbingan teknis yang terstruktur dan aplikatif, pemerintah daerah dapat meningkatkan kualitas pengadaan sekaligus memperkuat peran belanja pemerintah sebagai penggerak ekonomi lokal.
📌 Segera tingkatkan kapasitas pengadaan instansi Anda melalui bimtek optimalisasi e-katalog lokal dan produk dalam negeri yang aplikatif, sesuai regulasi, dan berdampak langsung bagi perekonomian daerah.
Daftar segera, untuk informasi lebih lanjut hubungi kontak kami:
📱 WhatsApp / Telp : 0823 1250 6470
📧 Email : info@bimtekpemda.com
Tentang PUSDIKLAT PEMDA
Pusdiklat Pemda didukungan Legitimasi dibawah naungan Kementerian Dalam Negeri dan dibantu tenaga marketing yang professional dan handal, kami siap ikut serta meningkatkan kualitas dan mutu SDM khususnya bidang keuangan dari berbagai kalangan dimana pendidikan yang berkualitas adalah tolak ukurnya.
View all posts by PUSDIKLAT PEMDA