Bimtek Perguruan Tinggi

Bimtek Pengendalian Risiko dan Kepatuhan Laporan Keuangan Perguruan Tinggi Terintegrasi SAKTI

Pengelolaan keuangan perguruan tinggi saat ini tidak lagi sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi telah menjadi bagian strategis dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan berkelanjutan. Laporan keuangan yang berkualitas mencerminkan tingkat kepatuhan institusi terhadap regulasi sekaligus menjadi dasar utama penilaian auditor eksternal, khususnya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dalam praktiknya, masih banyak perguruan tinggi menghadapi tantangan berupa risiko kesalahan pencatatan, ketidaksesuaian standar akuntansi, lemahnya pengendalian internal, hingga kurang optimalnya pemanfaatan aplikasi SAKTI sebagai sistem terintegrasi pengelolaan keuangan negara. Kondisi ini berpotensi menimbulkan temuan audit yang berdampak pada opini laporan keuangan.

Oleh karena itu, Bimbingan Teknis Pengendalian Risiko dan Kepatuhan Laporan Keuangan Perguruan Tinggi Terintegrasi SAKTI menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem pengendalian internal serta meningkatkan kualitas laporan keuangan agar siap diaudit.


Konsep Pengendalian Risiko dalam Pengelolaan Keuangan Perguruan Tinggi

Pengendalian risiko merupakan proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memitigasi risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi. Dalam konteks laporan keuangan perguruan tinggi, risiko dapat muncul dari berbagai aspek, antara lain:

  • Risiko kesalahan pencatatan transaksi

  • Risiko ketidakpatuhan terhadap regulasi

  • Risiko kelemahan sistem dan aplikasi

  • Risiko keterlambatan penyusunan laporan

  • Risiko ketidaksesuaian standar akuntansi

Pengendalian risiko yang efektif tidak hanya berfokus pada pencegahan kesalahan, tetapi juga memastikan bahwa seluruh proses keuangan berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.


Peran Aplikasi SAKTI dalam Pengendalian Risiko Keuangan

Aplikasi Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) dikembangkan untuk mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan keuangan negara, mulai dari perencanaan hingga pelaporan. Bagi perguruan tinggi, penggunaan SAKTI menjadi instrumen penting dalam mengurangi risiko pengelolaan keuangan.

Beberapa peran strategis SAKTI dalam pengendalian risiko, antara lain:

  • Mengurangi kesalahan input melalui sistem terstandar

  • Menyediakan jejak audit (audit trail) yang jelas

  • Memastikan konsistensi data antar modul

  • Mempermudah rekonsiliasi internal dan eksternal

  • Mendukung penyusunan laporan keuangan secara real time

Informasi resmi terkait aplikasi SAKTI dapat diakses melalui situs Direktorat Jenderal Perbendaharaan.


Kepatuhan Laporan Keuangan sebagai Indikator Tata Kelola yang Baik

Kepatuhan laporan keuangan mencerminkan sejauh mana perguruan tinggi menjalankan pengelolaan keuangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar akuntansi yang berlaku. Kepatuhan ini menjadi salah satu fokus utama dalam pemeriksaan BPK.

Aspek kepatuhan dalam laporan keuangan meliputi:

  • Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP)

  • Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK) bagi BLU

  • Kepatuhan terhadap regulasi Kementerian Keuangan

  • Kepatuhan penggunaan aplikasi SAKTI

  • Kepatuhan terhadap prosedur pengendalian internal

Kebijakan dan regulasi resmi pengelolaan keuangan dapat dirujuk melalui situs Kementerian Keuangan Republik Indonesia.


Urgensi Bimtek Pengendalian Risiko dan Kepatuhan Terintegrasi SAKTI

Masih banyak perguruan tinggi yang memandang pengendalian risiko sebagai tugas auditor internal semata. Padahal, pengendalian risiko harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh pengelola keuangan, mulai dari perencana, pelaksana, hingga pelapor.

Bimbingan teknis ini dirancang untuk:

  • Menyatukan pemahaman seluruh pemangku kepentingan

  • Meningkatkan kompetensi teknis pengelola keuangan

  • Mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi SAKTI

  • Meminimalkan risiko temuan audit BPK

  • Meningkatkan kualitas dan kepatuhan laporan keuangan


Tujuan Bimtek Pengendalian Risiko dan Kepatuhan Laporan Keuangan

Pelaksanaan bimtek ini bertujuan untuk:

  1. Memahami konsep pengendalian risiko dalam laporan keuangan

  2. Mengidentifikasi risiko utama dalam pengelolaan keuangan perguruan tinggi

  3. Meningkatkan kepatuhan terhadap SAP, SAK, dan regulasi keuangan

  4. Mengoptimalkan penggunaan aplikasi SAKTI

  5. Menyusun laporan keuangan yang akuntabel dan siap audit


Sasaran Peserta Bimtek

Bimtek ini relevan diikuti oleh:

  • Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK)

  • Bendahara pengeluaran dan penerimaan

  • Operator dan admin aplikasi SAKTI

  • Staf akuntansi dan keuangan perguruan tinggi

  • Auditor internal dan SPI

  • Pimpinan unit pengelola keuangan


Ruang Lingkup Materi Bimtek

Materi disusun secara komprehensif dan aplikatif, mencakup:

Pemahaman Risiko dalam Laporan Keuangan

  • Jenis dan sumber risiko keuangan

  • Risiko strategis, operasional, dan kepatuhan

  • Dampak risiko terhadap opini audit

Sistem Pengendalian Internal Perguruan Tinggi

  • Komponen pengendalian internal

  • Peran manajemen dan auditor internal

  • Integrasi pengendalian internal dengan SAKTI

Kepatuhan Regulasi Keuangan

  • Penerapan SAP dan SAK BLU

  • Kepatuhan terhadap PMK dan regulasi teknis

  • Konsistensi kebijakan akuntansi

Optimalisasi Aplikasi SAKTI

  • Integrasi antar modul SAKTI

  • Pengendalian kesalahan input data

  • Pemanfaatan laporan dan monitoring


Tabel Hubungan Risiko, Pengendalian, dan Modul SAKTI

Jenis Risiko Sumber Risiko Pengendalian Modul SAKTI
Kesalahan pencatatan Input manual Validasi sistem GL & Pelaporan
Ketidaksesuaian anggaran Perencanaan lemah Pengendalian anggaran Penganggaran
Risiko aset Data aset tidak akurat Rekonsiliasi Aset Tetap
Risiko kas Penatausahaan tidak tertib Buku kas digital Bendahara
Risiko laporan Data tidak konsisten Konsolidasi sistem GL

Strategi Praktis Mengendalikan Risiko Laporan Keuangan

Beberapa strategi yang dibahas dalam bimtek ini antara lain:

  • Penerapan checklist pengendalian internal

  • Rekonsiliasi data keuangan secara berkala

  • Pemisahan fungsi (segregation of duties)

  • Monitoring realisasi dan deviasi anggaran

  • Review internal sebelum penutupan buku

Strategi ini membantu perguruan tinggi mengurangi risiko sejak tahap perencanaan hingga pelaporan.


Peran Audit Internal dalam Memastikan Kepatuhan

Audit internal memiliki peran penting sebagai assurance dan consulting partner bagi manajemen. Dalam konteks laporan keuangan, audit internal berfungsi untuk:

  • Menguji efektivitas pengendalian internal

  • Menilai kepatuhan terhadap regulasi

  • Memberikan rekomendasi perbaikan

  • Mendukung kesiapan audit eksternal

Sinergi antara pengelola keuangan dan auditor internal akan memperkuat kualitas laporan keuangan secara berkelanjutan.


Keterkaitan Pengendalian Risiko dengan Kesiapan Audit BPK

BPK menilai laporan keuangan berdasarkan empat kriteria utama, yaitu:

  • Kesesuaian dengan standar akuntansi

  • Kecukupan pengungkapan

  • Kepatuhan terhadap peraturan

  • Efektivitas sistem pengendalian internal

Pengendalian risiko yang baik akan berkontribusi langsung terhadap pemenuhan keempat kriteria tersebut dan meningkatkan peluang memperoleh opini audit yang lebih baik.


Manfaat Mengikuti Bimtek Ini

Manfaat yang diperoleh peserta antara lain:

  • Pemahaman menyeluruh tentang risiko keuangan

  • Peningkatan kepatuhan laporan keuangan

  • Optimalisasi pemanfaatan aplikasi SAKTI

  • Pengurangan potensi temuan audit

  • Peningkatan kualitas tata kelola keuangan


Integrasi dengan Program Peningkatan Kapasitas Keuangan Perguruan Tinggi

Bimtek ini merupakan bagian dari upaya strategis peningkatan kapasitas SDM pengelola keuangan perguruan tinggi. Untuk melihat rangkaian program dan jadwal pelatihan terkait, silakan kunjungi [Info Jadwal Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Perguruan Tinggi Siap Audit BPK Tahun 2026] sebagai artikel pilar yang relevan.


FAQ

Apa yang dimaksud pengendalian risiko laporan keuangan?
Pengendalian risiko adalah upaya sistematis untuk mencegah dan meminimalkan kesalahan serta ketidakpatuhan dalam penyusunan laporan keuangan.

Apakah bimtek ini membahas praktik penggunaan SAKTI?
Ya, materi mencakup optimalisasi modul SAKTI dalam mendukung pengendalian risiko dan kepatuhan laporan keuangan.

Siapa yang perlu mengikuti bimtek ini?
Pengelola keuangan, operator SAKTI, auditor internal, dan pimpinan unit keuangan perguruan tinggi.

Bagaimana bimtek ini membantu kesiapan audit BPK?
Bimtek membekali peserta strategi pengendalian risiko dan kepatuhan yang selaras dengan kriteria pemeriksaan BPK.


Bimbingan teknis ini menjadi fondasi penting bagi perguruan tinggi dalam membangun sistem pengelolaan keuangan yang kuat, patuh regulasi, dan terintegrasi dengan aplikasi SAKTI.

Perkuat pengendalian risiko, tingkatkan kepatuhan laporan keuangan, dan wujudkan kesiapan audit BPK secara berkelanjutan melalui peningkatan kompetensi pengelola keuangan perguruan tinggi.

Daftar segera, untuk informasi lebih lanjut hubungi kontak kami:

📱 WhatsApp / Telp : 0823 1250 6470
📧 Email : info@pusdiklatpemda.com




author-avatar

Tentang PUSDIKLAT PEMDA

Pusdiklat Pemda didukungan Legitimasi dibawah naungan Kementerian Dalam Negeri dan dibantu tenaga marketing yang professional dan handal, kami siap ikut serta meningkatkan kualitas dan mutu SDM khususnya bidang keuangan dari berbagai kalangan dimana pendidikan yang berkualitas adalah tolak ukurnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *