Materi Bimtek
Jadwal Bimtek Kepegawaian Daerah Oktober–November 2026
Jadwal Bimtek Kepegawaian Daerah Oktober–November 2026: Informasi Pelatihan ASN dan Pengelolaan Kepegawaian
Pengelolaan kepegawaian daerah terus berkembang mengikuti perubahan kebijakan, tuntutan reformasi birokrasi, digitalisasi layanan ASN, serta kebutuhan pemerintah terhadap aparatur yang profesional dan berkinerja tinggi. Memasuki periode Oktober–November 2026, kebutuhan pemerintah daerah terhadap peningkatan kompetensi pengelola kepegawaian menjadi semakin penting.
Jadwal Bimtek Kepegawaian Daerah Oktober–November 2026 dapat menjadi referensi bagi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kota, perangkat daerah, BKPSDM, BKD, Bagian Kepegawaian, Bagian Organisasi, Sekretariat Daerah, maupun ASN yang memiliki tugas dan fungsi dalam pengelolaan sumber daya aparatur.
Program bimtek kepegawaian tidak hanya membahas administrasi ASN. Materinya dapat mencakup manajemen ASN, sistem merit, pengembangan karier, manajemen talenta, penilaian kinerja, pengembangan kompetensi, jabatan fungsional, promosi dan mutasi, disiplin ASN, hingga digitalisasi manajemen kepegawaian.
Arah kebijakan tersebut semakin relevan setelah pemerintah memperkuat sistem merit melalui PermenPANRB Nomor 19 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sistem Merit dalam Manajemen ASN. Kementerian PANRB menjelaskan bahwa sistem merit kini diarahkan agar terintegrasi dalam keseluruhan siklus manajemen ASN dan tidak berhenti pada pemenuhan administratif.
Karena itu, pelaksanaan bimtek pada Oktober dan November 2026 dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperbarui pemahaman aparatur terhadap kebijakan dan praktik pengelolaan kepegawaian yang semakin berbasis kompetensi, kinerja, data, dan merit.
Sekilas Jadwal Bimtek Kepegawaian Daerah Oktober–November 2026
Untuk kebutuhan publikasi, perencanaan kegiatan, dan pengajuan peserta dari instansi, periode Oktober–November 2026 dapat menjadi salah satu pilihan waktu pelaksanaan program kepegawaian daerah.
Berikut gambaran program yang dapat disiapkan:
| Periode | Fokus Program | Sasaran Peserta | Format |
|---|---|---|---|
| Oktober 2026 | Manajemen Kepegawaian ASN | BKPSDM, BKD, Bagian Kepegawaian | Offline/Online |
| Oktober 2026 | Pengembangan Karier ASN | Pengelola Kepegawaian, ASN | Offline/Online |
| Oktober 2026 | Sistem Merit ASN | BKPSDM, BKD, Bagian Organisasi | Offline/Online |
| Oktober 2026 | Manajemen Talenta ASN | Pengelola SDM Aparatur | Offline/Online |
| November 2026 | Manajemen Kinerja ASN | Pengelola Kinerja, OPD | Offline/Online |
| November 2026 | Jabatan Fungsional | Pengelola JF dan ASN | Offline/Online |
| November 2026 | Disiplin dan Administrasi ASN | Pengelola Kepegawaian | Offline/Online |
| November 2026 | Digitalisasi Manajemen ASN | BKPSDM/BKD/OPD | Offline/Online |
Catatan: jadwal tanggal, kota, hotel, kuota peserta, dan ketersediaan kelas perlu dikonfirmasi kepada penyelenggara sebelum pendaftaran atau penerbitan surat tugas.
Mengapa Bimtek Kepegawaian Daerah Penting pada 2026?
Manajemen ASN saat ini mengalami perubahan yang cukup besar. Pemerintah tidak lagi hanya menekankan tertib administrasi, tetapi juga mendorong tata kelola SDM aparatur yang mampu memberikan dampak terhadap kinerja organisasi.
Kementerian PANRB menjelaskan bahwa penguatan sistem merit mencakup delapan aspek yang perlu dilihat sebagai satu kesatuan, termasuk perencanaan kebutuhan dan standardisasi jabatan, manajemen talenta, pengelolaan kinerja, pengembangan kompetensi, budaya kerja, penghargaan dan pengakuan, disiplin serta pemberhentian, dan digitalisasi manajemen ASN.
Perubahan ini memiliki implikasi langsung terhadap pemerintah daerah.
Pengelola kepegawaian perlu mampu memahami bagaimana setiap aspek tersebut saling berhubungan.
Misalnya:
Perencanaan kebutuhan → pengembangan kompetensi → kinerja → manajemen talenta → pengembangan karier → promosi/mutasi → succession planning.
Jika setiap proses berjalan sendiri-sendiri, pengelolaan ASN menjadi kurang optimal.
Sebaliknya, apabila seluruh proses terintegrasi, pemerintah daerah dapat membangun sistem kepegawaian yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan organisasi.
Dasar Kebijakan Pengelolaan Kepegawaian ASN 2026
Pelaksanaan bimtek kepegawaian perlu memperhatikan regulasi yang berlaku.
Salah satu landasan utama adalah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.
Selain itu, perkembangan kebijakan pada 2026 menunjukkan pentingnya memperhatikan PermenPANRB Nomor 19 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sistem Merit dalam Manajemen ASN.
Peraturan tersebut ditetapkan pada 31 Desember 2025 dan berlaku sebagai regulasi penyelenggaraan sistem merit, sekaligus mencabut PermenPANRB Nomor 40 Tahun 2018.
Untuk memastikan referensi regulasi yang digunakan dalam kegiatan pelatihan tetap sesuai, pengelola kepegawaian dapat mengakses:
- JDIH Kementerian PANRB – PermenPANRB Nomor 19 Tahun 2025
- Layanan Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN)
- Layanan Penyusunan Rencana Pengembangan Karier BKN
Regulasi harus selalu diperiksa kembali sebelum digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan internal atau materi pelatihan karena kebijakan manajemen ASN dapat berkembang.
Materi Bimtek Kepegawaian Daerah Oktober–November 2026
Program Bimtek Kepegawaian Daerah Oktober–November 2026 dapat disusun berdasarkan kebutuhan masing-masing instansi.
Beberapa materi utama yang relevan antara lain:
1. Manajemen ASN
Materi ini membahas konsep dasar dan perkembangan manajemen ASN, termasuk pengelolaan pegawai dalam kerangka kebijakan terbaru.
Pembahasan dapat mencakup:
- Kebijakan manajemen ASN.
- Kedudukan ASN.
- Manajemen PNS dan PPPK.
- Perencanaan kebutuhan.
- Pengembangan kompetensi.
- Manajemen kinerja.
- Pengembangan karier.
- Manajemen talenta.
- Digitalisasi manajemen ASN.
2. Sistem Merit ASN
Sistem merit menjadi salah satu materi yang sangat penting.
Peserta dapat memahami bagaimana prinsip merit diterapkan dalam:
- Pengembangan karier.
- Pengisian jabatan.
- Promosi.
- Mutasi.
- Manajemen talenta.
- Pengembangan kompetensi.
- Penilaian kinerja.
Kementerian PANRB menegaskan bahwa sistem merit diarahkan menjadi fondasi dalam pengisian jabatan, pengembangan karier, dan perencanaan suksesi berbasis talenta terbaik.
3. Pengembangan Karier ASN
Pengembangan karier menjadi salah satu kebutuhan penting bagi ASN dan organisasi.
BKN menjelaskan bahwa rencana pengembangan karier menggambarkan pergerakan posisi atau jabatan ASN menuju peningkatan dan kemajuan sepanjang masa pengabdiannya.
Materi dapat membahas:
- Perencanaan karier.
- Peta karier.
- Pola karier.
- Kompetensi jabatan.
- Kinerja ASN.
- Promosi.
- Mutasi.
- Talent pool.
- Succession planning.
4. Manajemen Talenta ASN
Manajemen talenta membantu instansi mengidentifikasi ASN yang memiliki potensi dan kinerja terbaik untuk kemudian dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.
Materi dapat meliputi:
- Talent identification.
- Talent mapping.
- Talent pool.
- Pengembangan talenta.
- Retensi talenta.
- Rencana suksesi.
- Individual Development Plan.
5. Manajemen Kinerja ASN
Pengelolaan kinerja harus terhubung dengan sasaran organisasi.
Peserta dapat mempelajari:
- Perencanaan kinerja.
- Sasaran kinerja.
- Indikator kinerja.
- Dialog kinerja.
- Evaluasi kinerja.
- Umpan balik.
- Pengembangan berdasarkan hasil kinerja.
6. Jabatan Fungsional
Jabatan fungsional menjadi bagian penting dari struktur ASN.
Materi dapat mencakup:
- Konsep jabatan fungsional.
- Jenjang jabatan.
- Pengembangan kompetensi.
- Kinerja.
- Pengembangan karier.
- Pembinaan jabatan fungsional.
- Permasalahan administrasi jabatan fungsional.
7. Disiplin ASN
Materi disiplin penting untuk membantu instansi membangun aparatur yang profesional dan bertanggung jawab.
Pembahasan dapat meliputi:
- Kewajiban ASN.
- Larangan ASN.
- Penegakan disiplin.
- Pemeriksaan.
- Hukuman disiplin.
- Hak pegawai.
- Proses administratif.
Jadwal Tema Bimtek Kepegawaian Oktober 2026
Oktober dapat dimanfaatkan sebagai periode peningkatan kapasitas pengelola kepegawaian menjelang penyusunan program dan kebutuhan organisasi tahun berikutnya.
Tema yang dapat diprioritaskan antara lain:
| Tema Oktober 2026 | Fokus |
|---|---|
| Bimtek Manajemen ASN | Tata kelola ASN |
| Bimtek Sistem Merit | Penerapan merit dalam manajemen ASN |
| Bimtek Manajemen Talenta | Talent mapping dan talent pool |
| Bimtek Pengembangan Karier ASN | Peta dan pola karier |
| Bimtek Manajemen Kinerja ASN | Kinerja dan evaluasi |
| Bimtek Jabatan Fungsional | Pembinaan dan pengembangan JF |
| Bimtek Administrasi Kepegawaian | Tata kelola administrasi ASN |
Tema dapat dipilih berdasarkan kebutuhan masing-masing OPD.
Jadwal Tema Bimtek Kepegawaian November 2026
November dapat menjadi periode lanjutan untuk memperkuat kompetensi pengelola ASN dan melakukan evaluasi atas pelaksanaan manajemen kepegawaian sepanjang tahun.
Tema yang dapat diprioritaskan meliputi:
| Tema November 2026 | Fokus |
|---|---|
| Manajemen Kinerja ASN | Evaluasi dan penguatan kinerja |
| Pengembangan Kompetensi ASN | Analisis kebutuhan kompetensi |
| Pengembangan Karier ASN | Perencanaan karier dan suksesi |
| Manajemen Talenta ASN | Pengembangan talent pool |
| Sistem Merit | Evaluasi penerapan merit |
| Disiplin ASN | Pembinaan dan penegakan disiplin |
| Digitalisasi ASN | Pemanfaatan sistem informasi |
| Administrasi Kepegawaian | Penguatan tata kelola administrasi |
Siapa yang Perlu Mengikuti Bimtek Kepegawaian Daerah?
Bimtek kepegawaian tidak hanya diperuntukkan bagi pegawai pada BKPSDM atau BKD.
Peserta dapat berasal dari berbagai unit kerja yang memiliki fungsi pengelolaan ASN.
Di antaranya:
- Sekretaris Daerah.
- Kepala BKPSDM.
- Kepala BKD.
- Sekretaris BKPSDM/BKD.
- Kepala Bagian Organisasi.
- Kepala Bagian Kepegawaian.
- Pejabat Pimpinan Tinggi.
- Pejabat Administrator.
- Pejabat Pengawas.
- Pengelola kepegawaian.
- Pengelola kinerja.
- Pengelola jabatan fungsional.
- Pengelola pengembangan kompetensi.
- Pengelola manajemen talenta.
- ASN potensial.
- Pejabat yang menangani promosi dan mutasi.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut penting karena pengelolaan ASN merupakan proses organisasi, bukan hanya tanggung jawab satu unit kepegawaian.
Manfaat Mengikuti Bimtek Kepegawaian Daerah 2026
Program pelatihan dapat memberikan sejumlah manfaat bagi peserta maupun organisasi.
Bagi Peserta
Peserta dapat:
- Memahami kebijakan manajemen ASN terbaru.
- Memahami prinsip sistem merit.
- Meningkatkan kompetensi pengelolaan kepegawaian.
- Memahami pengembangan karier ASN.
- Memahami manajemen talenta.
- Memahami pengelolaan kinerja.
- Mengetahui perkembangan digitalisasi ASN.
- Meningkatkan kemampuan menyelesaikan permasalahan kepegawaian.
Bagi Instansi
Bagi organisasi, pelatihan dapat membantu:
- Meningkatkan kualitas pengelolaan ASN.
- Memperkuat penerapan sistem merit.
- Meningkatkan kualitas data kepegawaian.
- Membangun talent pool.
- Menyiapkan rencana suksesi.
- Meningkatkan kualitas pengembangan kompetensi.
- Memperkuat manajemen kinerja.
- Meningkatkan profesionalisme aparatur.
Pengembangan Karier sebagai Bagian dari Sistem Merit
Salah satu fokus penting dalam pengelolaan ASN 2026 adalah hubungan antara sistem merit dan pengembangan karier.
BKN menjelaskan bahwa sistem merit merupakan kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar.
Sementara itu, Kementerian PANRB pada 2026 menegaskan bahwa sistem merit harus terintegrasi dengan manajemen talenta, pengembangan karier, pengisian jabatan, dan perencanaan suksesi.
Dengan demikian, pemerintah daerah perlu membangun pola yang jelas:
Kualifikasi → Kompetensi → Kinerja → Potensi → Pengembangan → Karier → Suksesi.
Pola tersebut dapat membantu mengurangi keputusan kepegawaian yang tidak berbasis data.
Pentingnya Manajemen Talenta bagi Pemerintah Daerah
Manajemen talenta menjadi semakin penting karena organisasi pemerintah membutuhkan calon pemimpin yang telah dipersiapkan sejak awal.
Melalui manajemen talenta, instansi dapat mengidentifikasi ASN yang memiliki:
- Kinerja tinggi.
- Potensi tinggi.
- Kompetensi strategis.
- Integritas.
- Kemampuan kepemimpinan.
- Kemampuan adaptasi.
- Potensi untuk mengisi jabatan strategis.
Talent pool kemudian dapat digunakan sebagai salah satu sumber dalam perencanaan suksesi.
Kementerian PANRB pada 2026 menempatkan manajemen talenta sebagai bagian dari penguatan sistem merit yang terintegrasi.
Digitalisasi Manajemen ASN pada 2026
Transformasi digital telah menjadi bagian penting dalam pengelolaan ASN.
BKN pada Juni 2026 menyampaikan bahwa digitalisasi manajemen ASN dan penguatan sistem merit merupakan dua fokus utama transformasi tata kelola ASN. BKN juga menekankan pentingnya integrasi data ASN dan layanan kepegawaian yang modern.
Digitalisasi dapat mendukung:
| Area | Pemanfaatan Digital |
|---|---|
| Data ASN | Profil dan riwayat kepegawaian |
| Kinerja | Monitoring dan evaluasi |
| Kompetensi | Data pelatihan dan kompetensi |
| Karier | Riwayat dan rencana karier |
| Talenta | Talent mapping |
| Jabatan | Informasi jabatan |
| Mutasi | Pengelolaan proses mutasi |
| Promosi | Data pendukung keputusan |
| Suksesi | Identifikasi calon pengganti |
BKN juga menyediakan berbagai layanan digital dan informasi kepegawaian seperti SIASN, MyASN, SIKEJAB, Simpegnas, serta layanan lainnya.
Tantangan Pengelolaan Kepegawaian Daerah
Meskipun sistem manajemen ASN terus diperbaiki, pemerintah daerah masih menghadapi sejumlah tantangan.
Kualitas Data
Data yang tidak lengkap atau tidak mutakhir dapat memengaruhi kualitas pengambilan keputusan.
Kesenjangan Kompetensi
Kebutuhan organisasi berkembang lebih cepat daripada kemampuan sebagian pegawai.
Integrasi Sistem
Data kinerja, kompetensi, karier, dan talenta perlu dapat digunakan secara terintegrasi.
Perubahan Regulasi
Pengelola kepegawaian harus selalu mengikuti perkembangan kebijakan.
Penerapan Sistem Merit
Prinsip merit harus diterapkan secara konsisten, bukan hanya dipenuhi secara administratif.
Kesiapan SDM Pengelola
Pengelola kepegawaian membutuhkan pemahaman regulasi sekaligus kemampuan teknis untuk menerapkannya.
Strategi Pemerintah Daerah Memanfaatkan Bimtek Kepegawaian
Agar bimtek memberikan dampak nyata, kegiatan pelatihan sebaiknya tidak berhenti setelah peserta memperoleh sertifikat.
Instansi dapat melakukan beberapa langkah setelah kegiatan.
Pertama, Identifikasi Permasalahan
Peserta membawa permasalahan nyata dari instansi untuk dibahas selama pelatihan.
Kedua, Susun Rencana Tindak Lanjut
Setelah pelatihan, peserta menyusun langkah yang dapat diterapkan di lingkungan kerja.
Ketiga, Bentuk Tim Internal
Instansi dapat membentuk tim kecil untuk mengawal penerapan hasil pelatihan.
Keempat, Evaluasi
Lakukan evaluasi setelah beberapa bulan untuk mengetahui dampak program.
Kelima, Integrasikan dengan Program Kepegawaian
Hasil bimtek dapat digunakan sebagai masukan dalam penyusunan kebijakan dan program pengembangan ASN.
Hubungan dengan Bimtek Kepegawaian Daerah 2026
Pembahasan mengenai jadwal Oktober–November 2026 merupakan bagian dari kebutuhan pengembangan kompetensi kepegawaian yang lebih luas.
Untuk melihat cakupan program, materi, serta berbagai tema yang berkaitan dengan manajemen ASN, pengembangan karier, sistem merit, manajemen talenta, dan administrasi kepegawaian, pembaca dapat mengakses Bimtek Kepegawaian Daerah 2026.
Artikel pilar tersebut dapat menjadi rujukan utama, sementara artikel ini berfungsi sebagai artikel turunan yang secara khusus membahas periode Oktober–November 2026.
Strategi internal linking seperti ini juga membantu pembaca menemukan informasi yang lebih lengkap mengenai program pelatihan kepegawaian daerah.
Pilihan Kota Pelaksanaan Bimtek Oktober–November 2026
Program Bimtek Kepegawaian Daerah dapat diselenggarakan dalam format offline, online, maupun inhouse training, sesuai kebutuhan instansi.
Beberapa kota yang dapat menjadi pilihan pelaksanaan antara lain:
- Jakarta.
- Bandung.
- Yogyakarta.
- Bali.
- Surabaya.
- Makassar.
- Batam.
- Samarinda.
- Palembang.
- Pekanbaru.
- Kota lainnya sesuai permintaan instansi.
Untuk instansi yang ingin menyelenggarakan pelatihan khusus, format inhouse training dapat digunakan agar materi disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.
Bimtek Kepegawaian untuk Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota
Program kepegawaian dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing pemerintah daerah.
Pemerintah Provinsi
Materi dapat diarahkan pada pengelolaan ASN lintas perangkat daerah, manajemen talenta, pengembangan karier, dan sistem merit.
Pemerintah Kabupaten
Fokus dapat disesuaikan dengan kebutuhan BKPSDM, OPD, kecamatan, dan unit pelayanan daerah.
Pemerintah Kota
Materi dapat diarahkan pada pengembangan ASN yang mendukung pelayanan publik, digitalisasi, dan peningkatan kinerja organisasi.
Perangkat Daerah
OPD dapat memilih tema yang paling relevan dengan kebutuhan pengelolaan pegawai di unit masing-masing.
Contoh Susunan Program Bimtek Kepegawaian
Untuk program dua hari, susunan materi dapat dibuat sebagai berikut:
| Hari | Materi |
|---|---|
| Hari Pertama | Kebijakan Manajemen ASN dan Sistem Merit |
| Hari Pertama | Pengembangan Karier dan Kompetensi ASN |
| Hari Pertama | Manajemen Kinerja ASN |
| Hari Kedua | Manajemen Talenta dan Talent Pool |
| Hari Kedua | Promosi, Mutasi, dan Succession Planning |
| Hari Kedua | Studi Kasus dan Rencana Tindak Lanjut |
Format tersebut dapat dikembangkan menjadi pelatihan khusus sesuai kebutuhan peserta.
Indikator Keberhasilan Bimtek Kepegawaian
Keberhasilan pelatihan sebaiknya tidak hanya dilihat dari jumlah peserta.
Beberapa indikator yang dapat digunakan adalah:
- Peningkatan pemahaman peserta.
- Kemampuan menerapkan regulasi.
- Tersusunnya rencana tindak lanjut.
- Peningkatan kualitas administrasi.
- Meningkatnya pemahaman sistem merit.
- Tersusunnya peta kebutuhan kompetensi.
- Meningkatnya kualitas pengelolaan kinerja.
- Tersedianya data talenta.
- Meningkatnya kesiapan pengembangan karier.
- Terjadinya perbaikan proses bisnis kepegawaian.
Dengan demikian, pelatihan dapat menghasilkan dampak yang lebih terukur bagi organisasi.
FAQ Jadwal Bimtek Kepegawaian Daerah Oktober–November 2026
Kapan pelaksanaan Bimtek Kepegawaian Daerah Oktober–November 2026?
Program dapat diselenggarakan sepanjang Oktober dan November 2026 dengan tanggal, kota, tema, dan format pelaksanaan yang disesuaikan dengan agenda penyelenggara serta kebutuhan instansi. Untuk tanggal kegiatan tertentu, peserta perlu melakukan konfirmasi terlebih dahulu.
Apa saja materi yang tersedia dalam Bimtek Kepegawaian Daerah?
Materi dapat mencakup manajemen ASN, sistem merit, pengembangan karier, manajemen talenta, manajemen kinerja, pengembangan kompetensi, jabatan fungsional, promosi dan mutasi, disiplin ASN, serta digitalisasi manajemen ASN.
Siapa yang dapat mengikuti Bimtek Kepegawaian Daerah?
Program dapat diikuti oleh BKPSDM, BKD, Bagian Kepegawaian, Bagian Organisasi, Sekretariat Daerah, pejabat struktural, pengelola kinerja, pengelola jabatan fungsional, pengelola manajemen talenta, serta ASN yang memiliki tugas terkait pengelolaan kepegawaian.
Apakah Bimtek dapat dilaksanakan secara inhouse?
Ya. Program dapat dikembangkan menjadi inhouse training dengan materi, jumlah peserta, lokasi, durasi, dan studi kasus yang disesuaikan dengan kebutuhan instansi.
Kesimpulan
Jadwal Bimtek Kepegawaian Daerah Oktober–November 2026 menjadi salah satu informasi penting bagi pemerintah daerah yang ingin meningkatkan kapasitas aparatur menjelang akhir tahun anggaran sekaligus mempersiapkan kebutuhan pengelolaan ASN pada tahun berikutnya.
Perkembangan kebijakan manajemen ASN menunjukkan bahwa pengelolaan kepegawaian semakin bergerak menuju sistem yang terintegrasi, berbasis data, digital, dan meritokratis.
PermenPANRB Nomor 19 Tahun 2025 memperkuat arah tersebut dengan menempatkan sistem merit sebagai bagian integral dari siklus manajemen ASN. Kementerian PANRB menekankan bahwa sistem merit harus terhubung dengan manajemen talenta, pengembangan karier, kinerja, pengembangan kompetensi, promosi dan mutasi, serta digitalisasi.
Di sisi lain, BKN pada 2026 menegaskan bahwa digitalisasi dan penguatan sistem merit menjadi fokus utama dalam modernisasi pengelolaan ASN.
Kondisi tersebut membuat peningkatan kompetensi pengelola kepegawaian menjadi kebutuhan strategis.
Bimtek tidak seharusnya dipandang sekadar sebagai kegiatan pelatihan atau pemenuhan sertifikat. Lebih dari itu, kegiatan harus diarahkan untuk menghasilkan pemahaman, keterampilan, dan rencana tindak lanjut yang dapat diterapkan dalam organisasi.
Tema seperti sistem merit, pengembangan karier ASN, manajemen talenta, pengelolaan kinerja, pengembangan kompetensi, jabatan fungsional, serta digitalisasi manajemen ASN akan semakin relevan bagi pemerintah daerah.
Untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai program dan tema pelatihan kepegawaian, kunjungi Bimtek Kepegawaian Daerah 2026 sebagai halaman pilar.
Pemerintah daerah dapat memanfaatkan periode Oktober–November 2026 sebagai momentum untuk memperkuat kapasitas pengelola ASN, mengevaluasi pelaksanaan manajemen kepegawaian, serta menyiapkan strategi pengembangan SDM aparatur menuju 2027.
Tingkatkan Kompetensi Aparatur Bersama PUSDIKLAT PEMDA
Bimtek Kepegawaian Daerah Oktober–November 2026
Perkuat kompetensi dalam Manajemen ASN, Sistem Merit, Pengembangan Karier, Manajemen Talenta, Manajemen Kinerja, Pengembangan Kompetensi, Jabatan Fungsional, dan Digitalisasi Kepegawaian.
Informasi & Pendaftaran
WhatsApp/Telepon: 0823 1250 6470
Email: info@pusdiklatpemda.com
Website: www.pusdiklatpemda.com
Kompeten Mengelola ASN. Profesional Membangun Daerah. Bersama Mewujudkan Tata Kelola Kepegawaian yang Lebih Baik.